Mata
yang jeli terhadap komposisi adalah salah satu modal terpenting yang
bisa membedakan fotografer biasa dengan mereka yang luar biasa. Salah
satu cara paling ampuh yang bisa kita lakukan untuk mengasah kemampuan
komposisi tadi adalah dengan melakukan satu hal yang sama sampai fasih
baru beranjak ke hal yang lain.
Perulangan memang bisa membosankan, tapi yang sering dikatakan oleh orang tua kita, bahwa practice makes perfect, memang benar. Tanyalah kepada mereka yang sedang mengasah skill menguasai piano, baru setelah mahir fingering lalu mereka beranjak ke skill yang lain.
Berikut ini 5 contoh praktis yang bisa anda mulai detik ini juga:
1. Gunakan Hanya Satu Lensa
Panjang focal lensa sangat berpengaruh
pada bagaimana sebuah foto tampak secara visual . Dan cara terbaik
untuk memahami sebuah lensa dan bagaimana dia akan mewujudkan visi foto
kita adalah dengan memaksakan diri memakai lensa tersebut dalam periode
waktu yang cukup.
Idealnya, cukup gunakan 1 lensa prime selama sebulan misalnya. Kalaupun anda hanya punya lensa zoom, kunci-lah (atau selotip) lensa tersebut pada satu panjang focal. Objek
sama, setting sama, namun foto yang dihasilkan lensa lebar 24mm (atas)
secara visual sangat berbeda dengan foto bawah (lensa tele 130mm).
Punya banyak lensa memang menguntungkan, namun kita jadi cenderung
gampang gonta-ganti lensa tanpa kenal dan paham dengan sifat
masing-masing lensa. Sementara ini jangan gonta-ganti lensa, gonta-ganti
pacar saja (…plakkk).
2. Belajar Membuat Foto Hitam Putih
Meskipun warna juga merupakan elemen komposisi, seringkali warna
terlalu mendominasi foto. Elemen lain seperti garis, pola, dan lainnya
menjadi kabur dan susah di apresiasi. Singkirkan elemen warna dari foto
dan kita akan “dipaksa” untuk menyusun foto dengan lebih hati-hati agar
foto tetap tampak bagus.
Dan sekali kita menyadari harus memanfaatkan elemen lain selain warna
(garis, tekstur, pola dll) , makin jeli mata kita mencari elemen-elemen
komposisi tadi.
3. Mencari Pola Berulang
Pola/pattern secara gampang bisa diartikan sebagai pengulangan.
Pengulangan disini bisa jadi adalah pengulangan bentuk, garis, warna,
benda atau objek, dan pengulangan-nya dalam format yang teratur. Belfot
telah menulis tentang pola berulang di sini.
4. Mencari Garis
Dalam foto, garis lurus yang terentang dari satu sisi foto ke sisi
yang lain memberi rasa rasa aman. Sementara garis diagonal memberi kesan
dinamis. Kurva, garis lengkung, memberi kesan dinamis, anggun dan
luwes, serta kemungkinan besar, seksi.
Dalam foto landscape, kita sering melihat gabungan serasi antara
garis lurus dan garis lengkung sehingga memberi kesan landscape yang
anggun dan megah sekaligus. Elemen garis dalam komposisi dibahas di sini, sementara mengenai kurva disini.
5. Ruang Negatif
Ruang negatif kerap dimanfaatkan oleh fotografer untuk memperkuat
objek utama. Luas dan sepi-nya ruang negatif membuat mata kita bisa
ter-fokus pada objek utama yang jadi menonjol meski ukurannya kecil.
Dengan memperkuat objek utama, sebuah foto menjadi lebih mudah dicerna
dan dinikmati.
Selamat mencoba. Lakukan masing-masing langkah di atas satu persatu. Kuasai satu hal, baru beralih ke yang lain.
0 comments:
Post a Comment